Sabtu, 03 Januari 2015

Pantai Suluban (Blue Point) : Little "Gem" Behind The Giant Rocks


Pantai Suluban / Pantai Blue Point

Berawal dari rasa penasaran akan cerita teman gw mengenai pantai Blue Point, apalagi pantai ini terkenal sebagai surga bagi para peselancar (surfer), maka gw memutuskan kunjungan gw kali ini (Mei 2014) harus mengunjungi Pantai Blue Point atau Pantai Suluban yang terletak di daerah Ungasan, Bali.

Nama asli pantai ini sebenarnya adalah Pantai Suluban, berasal dari bahasa asli Bali "mesulub", yang artinya melewati kolong. Namun ada juga yang menyebut Pantai Blue Point, karena di area pantai ini terdapat Blue Point Bay Villas & Spa. Menuju pantai ini cukup mudah koq, karena segaris lah dengan Pantai Padang-padang dan Uluwatu. Dari Pantai Padang-padang, lurus aja ikutin jalan hingga ketemu pertigaan, belok kanan sampai ke parkiran Pantai Suluban. Biaya masuk siy sampai terakhir gw ke sana masih gratis (free), paling bayar parkir aja kali ya.

Gw tiba di pantai ini udah lewat jam 12 siang, kebayang kan panasnya huhuhuuu.. Dari tempat parkir, belum keliatan niy pantai dan lautnya, yang terlihat cuma deretan cafe-cafe (sea view) doank yang dipenuhi oleh turis-turis mancanegara. Ada juga rumah-rumah penduduk for rent, lalu toko-toko kecil yang kebanyakan jualan segala macam yang berhubungan dengan surfing deh. Jadi memang terkesan padat.

Salah satu sea view cafe, mirip-mirip lah yaa kaya Ayana rock bar cafe

Pemandangan laut yang berhasil kami "intip" dari celah-celah cafe ;)


Nyusurin jalan yang agak sempit di antara toko & cafe2 tsb, celingak-celinguk nyari tangga untuk menuju ke pantai, dan akhirnya nanya sama salah satu surfer. Setelah menuruni cukup banyak tangga dan ngelewatin cafe-cafe di atas tebing karang, terus menerus berpapasan dengan bule-bule yang nenteng papan seluncur alias para surfer,  akhirnya tiba juga di suatu tangga batu sempit terakhir yang diapit oleh dinding batu karang raksasa. Alamaaaakkkk,, ini siy namanya uji nyali booo,, karena kudu  melewati "tangga melayang" ini (istilah yang kami gunakan saat itu untuk tangga kecil yang harus kami lalui karena tidak ada pegangan sama sekali). Anak tangganya siy ga banyak, tapi entah kenapa cukup bikin panas dingin. Namun jika ingin menikmati keindahan Pantai Suluban dan lautnya, mau ga mau yaa harus menuruni tangga curam ini, huhuhuuuu..

Ini dia tangga terakhir buat "uji nyali". Cukup menyeramkan kan liat sudutnya yang cukup curam ini ?! Saking takutnya untuk menuruni tangga, kami bahkan tidak sempat mengambil foto tangga ini, jadi kami ambil foto dari sini ya (edho83.blogspot.com)

Liat para bule surfer dengan lincahnya menuruni tangga ini sambil nenteng-nenteng papan seluncurnya yang gede, bikin gw makin meringis aja. Doohh,, koq mereka bisa semudah itu ya ngadapin tantangan ini :(
Setelah memantapkan hati yang galau, mulut komat kamit khusuk baca doa, akhirnya kami memutuskan untuk menuruni tangga ini. Dengan mengambil posisi duduk, kami akhirnya menuruni anak tangga satu per satu sambil nahan gemetar. Begitu berhasil sampai di bawah, langsung mengucap syukur sambil narik nafas lega, dan tanpa kami sadari ternyata gara-gara ulah turun tangga kami tadi udah terjadi antrian para bule surfer yang mau turun tangga juga, ahahaaaaaaa.. *maap yak
Dan yang lebih menggembirakan, kami datang saat air laut belum pasang, sehingga kami bisa turun ke area ini, daaann keriiing *yaaayyy


Sesaat sebelum turun tangga *senyum kecut
Yaaayyy,, akhirnya berhasil turun hehee.. Kami sampai di bawah saat air laut sedang surut, sehingga area ini tidak terendam air laut. Jika air laut sedang pasang, semua area ini akan terisi air laut.

Sesampai di bawah, kita akan memasuki area seperti gua karang ("kolong batu") karena batu-batu karang raksasa ini berukuran sangat besar dan banyak terdapat celah-celah yang bisa kita lalui.
Teruslah berjalan melalui celah-celah gua, dan voila ... !!! kami disajikan dengan pemandangan menakjubkan, hamparan laut luas berwarna biru cerah berpadu dengan pasir putih, dikelilingi dengan tebing-tebing karang tinggi. Surga dunia !!!

Ini dia yang tadi gw bilang, sebelum mencapai area laut terdapat batu-batu karang raksasa yang membentuk semacam celah atau gua.



Batu-batu karang besar juga banyak terdapat di area pantai

Tebing karang raksasa yang membentengi pantai

Tebing karang yang membentengi pantai. Sebagian besar turis berjemur di celah-celah tebing karang raksasa ini.


Look into the water. It's crystal clear sea water, isn't it ?! :)


Look into the water. It's crystal clear sea water, isn't it ?! :)






0 comments:

Posting Komentar