Tampilkan postingan dengan label pura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pura. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Januari 2015

Tirta Empul : Mata Air di Tengah Pura


Tampak Siring = tapak (kaki) miring

Pertama kali gw dan teman-teman mengunjungi daerah Tampak Siring (Kabupaten Gianyar, Bali) pada bulan Desember 2010. Waktu tempuh dari Kota Denpasar kira-kira 1 jam.
Yang menarik menurut gw tentang daerah ini adalah asal usul nama Tampak Siring yang diceritakan oleh driver kami. Tampak = tapak kaki / bekas pijakan kaki di tanah, siring = miring / condong.

Driver kami bercerita bahwa dulu ada seorang raja sakti & sangat jahat bernama Mayadenawa (mudah-mudahan ingatan gw tepat hehee..), yang melarang masyarakat Bali untuk menyembah dewa-dewa, melainkan hanya boleh menyembah dirinya saja. Para dewa mengadakan konferensi niy, lalu mengutus Bharata Indra untuk menghukum Raja Mayadenawa.

Terjadilah peperangan antara Bharata Indra & Mayadenawa. Untuk mengelabui bala tentara Bharata Indra (alias untuk menghilangkan jejak), maka raja Mayadenawa berjalan dengan sisi kaki miring (ga kebayang deehh..). Bekas jejak kaki yang dimiringkan (tempat inilah yang akhirnya disebut dengan Tampak Siring) yang ditinggalkan oleh Raja Mayadenawa ternyata tidak berhasil mengelabui Bharata Indra.

Raja Mayadenawa akhirnya menciptakan air beracun sebagai sumber air minum bala tentara Bharata Indra yang kehausan setelah lelah berperang. Namun Bharata Indra berhasil menciptakan air penawar racun untuk menyelamatkan para tentaranya yang keracunan. Sumber air penawar racun ini yang sekarang disebut Tirta Empul, tirta artinya : air suci; empul artinya : mengepul, mengeluarkan.

Pura Tirta Empul

Pura Tirta Empul berada di kawasan Tampak Siring, di sebelah barat Pura Tirta Empul terletak Istana Presiden Tampak Siring. Sayang tidak sembarang orang bisa memasuki istana tsb.




Gerbang masuk Istana Presiden Tampak Siring

Pura Tirta Empul merupakan pura yang unik & menarik, karena di tengah pura terdapat sumber mata air yang mengalirkan air yang tak henti-hentinya. Ditambah pula dengan udara sejuk daerah Tampak Siring, pohon-pohon rindang yang mengelilingi area pura, & suara gemericik air dari pancuran; semakin membuat hawa terasa segar dan sanggup mengundang rasa damai.




Berikut di bawah ini merupakan keterangan dari tour guide kami (tour guide merangkap photographer). Area pura terbagi menjadi 3, yaitu :
  • bagian depan : biasanya digunakan sebagai tempat musyawarah.
  • bagian tengah : terdapat beberapa pancuran dan bagian dapur (fungsinya antara lain untuk tempat menyimpan beras untuk upacara, tempat mempersiapkan sai-sajian yang akan dipersembahkan kepada para dewa, tempat untuk memasak daging kecuali sapi, dll).
  • bagian dalam : bagian tersuci dari keseluruhan kompleks pura. Seingat gw aja yaa,, di sini terdapat bangunan-bangunan untuk memuja Bhatara Gunung Batur & Bhatara Gunung Agung, bangunan tempat pertemuan para dewa yang turun, bangunan tempat duuk pendeta saat memimpin upacara, bangunan untuk memuja Dewi Sri, dll.
Di bagian tengah, terdapat 2 buah kolam (yang airnya bersumber dari mata air di tengah pura) yang mengalirkan air ke 31 pancuran :
  • Pancuran Pancaka Tirta : 5 pancuran (tidak boleh cuci muka di sini)
  • Pancuran pemandian laki-laki : 8 pancuran
  • Pancuran pemandian wanita : 13 pancuran
  • Pancuran wong cama : 5 pancuran
Sumber mata air ini dianggap suci oleh penduduk Bali, sehingga penduduk lokal menggunakan pancuran-pancuran tsb untuk ritual mandi menyucikan diri. Para wisatawan juga boleh menggunakan pancuran ini untuk mandi, meskipun tidak semua pancuran boleh digunakan oleh wisatawan.


























Minggu, 28 Desember 2014

BALI : Never Get Bored With This Exotic Island ( Day 02)

Promise yourself that one day you will wake up in Bali.  - travel quote -

Yessss,, we promise & we have realized it :)
Ga akan nyesal, dijamin. Kl ga puas, barang kembali ;p

Setelah kemarin seharian mengeksplorasi area pantai seharian (lihat kegiatan kami di hari 1),, berikutnya gw mo coba bahas itinerary hari ke-2 kami di Bali.
Setelah kemarin agak puas main di area pantai, sekarang kami mau main ke area yang sejuk, itung-itung pemulihan warna kulit sedikit hihihiii..

Oleh driver kami, ditawarkan 2 rute pilihan : mau ke daerah Bedugul atau Tampaksiring - Kintamani. Akhirnya kami sepakat untuk cuusss ke daerah Bedugul.

JOGER : PABRIK KATA-KATA - "Belanja Tidak Belanja Tetap Thank You"

Sebelum menuju Danau Beratan, kami diantar dulu ke toko oleh-oleh Joger di daerah Bedugul. Tokonya yang pasti tidak seramai yang terletak di jalan raya Kuta, di sini ramainya masih lebih manusiawi lah.
Tapi pilihan koleksinya sama bervariasinya koq dengan yg di Kuta.
Joger itu salah satu toko oleh-oleh khas Bali, yang ciri khas-nya adalah kreativitas & keunikan bermain dengan kata-kata dan gambar, yang dituangkan ke dalam bentuk pakaian (kaos, celana, dll), tas, mug, gantungan kunci, topi, sandal, dll. Hampi serupa lah dengan Dagadu yg menjadi salah satu ciri khas oleh-oleh Jogja.
Kalau ke Bali belum ke Joger dan nenteng tas belanjaan dari Joger, belum afdol rasanya sodara.
Jadi walaupun penuhnya kaya antrian sembako, sempatkanlah berkunjung ke Joger.

BEDUGUL : Pura Ulun danu & Danau Beratan

Puas ngubek-ngubek Joger, langsung kita cuss ke Pura Ulun danu & Danau Beratan, yang jadi tujuan utama kita pergi ke daerah Bedugul.
Pernah liat pecahan uang IDR 50,000 yg warna biru itu, yg bagian depannya gambar pahlawan I Gusti Ngurah Rai ? Nahh bagian belakangnya adalah gambar Pura Ulun danu & Danau Beratan.
Ini Pura Ulun Danu & Daanau Beratan versi uang pecahan IDR 50,000



Nahhh,, ini yg versi realita-nya hehee, Bali presents youuu : Pura Ulun danu & Danau Beratan

Pura Ulun Danu terletak di tepi Danau Beratan, Bedugul. Kalian bisa memilih lihat lebih dekat Pura Ulun Danu atau mengelilingi Danau Beratan dengan menyewa speed boat. Daan pastinya ga boleh ketinggalan ambil foto dengan berlatar belakang Pura Ulun Danu dan Danau Beratan seperti gambar di uang pecahan IDR 50,000.
Kami memilih lihat pura dari dekat aja deh (tapi tetap aja ga bisa melewati batasan pagar halaman pura yaa), soalnya kalau keliling danau pakai speedboat, sewanya lumayan mahal, sekitar IDR 75,000 - 100,000.

Udara di daerah ini sangat sejuk, cenderung dingin bahkan (dan gw dengan pede-nya pake celana pendek, freezing boo). Pemandangan pura yang dilatar belakangi pegunungan (sayang niy pegunungannya hampir selalu terselubung kabut), cukup membuat kami betah berlama-lama di area ini.
Terdapat area taman juga di sekitar pura, cukup tertata rapi dan apik. Semoga kebersihannya tetap terjaga deh yaa.

Untuk makan siang, resto-resto di sekitar lokasi ini sebagian besar menawarkan sistem all-you-can-it buffet, saat kami berkunjung tahun 2012 biaya yg dikenakan IDR 80,000 / orang.


\





DANAU KEMBAR : Danau Buyan & Danau Tamblingan

Dari Bedugul menuju Tanah Lot, kami sempat diantarkan melihat danau "kembar" (Danau Buyan & Danau Tamblingan) dari atas. Ga banyak yang bisa diceritakan siy, secara kami juga ga turun ke bawah, hanya melihat keindahan danau jauh dari atas.
Danau yang terlihat seakan kembar ini, memiliki pemandangan yang hijau dan asri dan juga berhawa sejuk. Waktu kami melihat dari atas pun, sebagian danau tertutup oleh kabut. Perpaduannya benar-benar menimbulkan kesan sunyi. Menurut keterangan driver kami, rata-rata yang mengunjungi danau tersebut untuk memaancing dan mereka menggunakan perahu biasa, bukan perahu motor.




TANAH LOT : Pura di "Tengah Laut" dengan Sumber Air Tawar

Satu lagi yang menjadi icon Pulau Bali : Tanah Lot. Setelah mengunjungi Bedugul dan danau kembar, kami langsung cuusss menuju Tanah Lot. Berkejaran dgn sang waktu, karena waktu tempuh dari Bedugul ke Tanah Lot cukup lama dan kami ingin mengejar sunset time di Tanah Lot.

Di Tanah Lot, kita bisa melihat pura yang terletak seperti di tengah laut (jika air laut sedang pasang).
Kita bisa mengunjungi Pura Tanah Lot jika air laut sedang surut, tapi cuma sampai di bagian pelataran pura saja, karena pura ini dianggap suci oleh masyarakat Hindu Bali. Di bagian bawah pura juga terdapat sumber air tawar (dan dianggap suci oleh masyarakat Hindu Bali). Woww,, coba aja bayangkan di tengah laut yang jelas-jelas rasa airnya asin, kita bisa nemuin sumber air tawar !!! Di sini pengunjung boleh berbaris untuk mendapatkan air tawar tadi yg digunakan untuk berbasuh, dan menurut keterangan driver kami, jika kita doa saat membasuh wajah niscaya permohonan akan terkabul. Believe it or not :)

Sebelum nyebrang ke pura, kami ditawari untuk dapat melihat ular suci (yang konon katanya sebagai ular penjaga pura). Tapi ogah ahh,, secara gw rada geli gimana gitu kalo liat ular.

Makin sore, kawasan pura biasanya makin ramai pengunjung yang ga mau nyia-nyiain jadi saksi keajaiban sunset. Duduk di balik batu karang, pemandangan laut lepas depan mata, ambil posisi paling enak, dan voila,, kami takjub melihat keindahan saat matahari mulai beranjak hilang, ditingkahi dengan semburat cahaya jingga-nya, ditemani dengan suara deburan ombak. Ajiiibbbb !!!

Saat keluar area pura sampai menuju areal parkir, di sepanjang jalan tersebut bisa ditemuin toko-toko yang menjual pernak-pernik Bali dan juga makanan minuman. Silahkan dibeli kakaaaakk..


Pura Batu Bolong, Tanah Lot

Pura Batu Bolong, Tanah Lot

Pura Tanah Lot, Tanah Lot -  saat air laut surut

Pose dengan latar belakang Pura Tanah Lot

Pose dengan latar belakang Pura Batu Bolong

Sang Ular Suci
Pura Tanah Lot, Tanah Lot -  saat air laut surut

Di depan Pura Tanah Lot (saat air laut sedang surut) - Tanah yang kami injak itu, kalau sedang pasang akan terisi air laut semua & kita akan susah menyebrang menuju Pura.

Di depan Pura Tanah Lot


Antri basuh muka & minum dari sumber mata air tawar (air suci)

Setelah basuh muka, di dahi akan ditempeli beras

Lalu diselipkan bunga di telinga
Nahh di balik pura Tanah Lot, di balik karang-karang ini, kami ambil posisi untuk liat sunset

Nahh di balik pura Tanah Lot, di balik karang-karang ini, kami ambil posisi untuk liat sunset
Ini dia sunset yang berhasil ditangkap :)


Puaaasss berburu sunset, yuukkk istirahat dulu.
Besok lanjut lagi main air di hari ke-3 :D